KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN TARAKAN.PROFESIONAL ,SINERGI DAN MILITAN UNTUK INDONESIA MAJU.


Diduga Terjatuh ke Sungai, Satu ABK Dalam Pencarian


 

 

TARAKAN – Telah terjadi kondisi membahayakan manusia (KMM), seorang anak buah kapal (ABK) tugboat hilang di pinggiran sungai Muara Sebuku, Kabupaten Nunukan, Provinsi Kaltara, Rabu (16/6). Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tarakan menerima informasi kejadian tersebut, Rabu (16/6) pukul 19.35 Wita. Korban bernama Jimi (29) diduga terjatuh ke sungai.

 

Dikatakan Kepala Kansar Tarakan, Amiruddin A.S, S.Sos, informasi kronologis yang dilaporkan dimana korban bersama ABK lainnya melaksanakan briefing di tugboat pukul 07.30 Wita, dan pada pukul 12.00 korban izin ke darat, berencana ke basecamp PT Diadindo.

 

“Dari laporan, saat mau makan siang temannya mencari korban untuk makan bersama tapi tidak ada korban di darat. Di basecamp hanya ditemukan sandal dan headset korban di atas kayu dekat sungai. Tidak ada saksi mata melihat korban jatuh, kemungkinan diduga jatuh ke sungai,” jelas Kakansar Tarakan.

 

Dari laporan tersebut, Kansar Tarakan langsung merespons dengan mengerahkan 1 tim rescuer berjumlah 4 personil dari Pos SAR Nunukan. Tim berangkat menuju Last Know Position (LKP) pada Rabu (16/6) malam pukul 19.55 Wita, dengan heading 252,71, arah Barat Barat Daya dari Pos SAR Nunukan.

 

Jarak dari Pos SAR Nunukan ke LKP 27,16 NM. Tim rescue tiba sekitar pukul 21.25 Wita dan langsung melakukan pencarian korban yang terdata sebagai warga Jl. Sampoerna Desa Babusalam Bengkalis, Provinsi Riau. Dengan berkoordinasi dengan potensi di lapangan, namun pencarian hari pertama, korban masih belum ditemukan.

 

Dengan menggunakan 1 unit sea rider Pos SAR Nunukan, pencarian korban Jimi dilanjutkan hari ini, Kamis (17/6) sejak pukul 06.30 Wita. (bba)



Kategori Berita Kansar , Kondisi Yang Membahayakan Jiwa Manusia .
Pengunggah : tarakan
17 June 8:11 WIB