KANTOR PENCARIAN DAN PERTOLONGAN TARAKAN.PROFESIONAL ,SINERGI DAN MILITAN UNTUK INDONESIA MAJU.


Kapal Terbakar di Pantai Amal, 10 Orang POB Berhasil Dievakuasi


 

TARAKAN – Sebuah kapal kayu berwarna hijau dengan Person on Board (POB) 10 orang terbakar di perairan Pantai Amal dengan perkiraan titik koordinat 3°17'27.25"N 117°41'41.37"E pada Sabtu (17/7) pukul 08.30 Wita. Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Tarakan menerima laporan kecelakaan pelayaran tersebut pukul 09.00 Wita dan kemudian mengerahkan 1 tim rescue ke Last Know Position (LKP) pukul 09.15 Wita, dengan jarak ke LKP 8,10 NM, heading 113,89˚ Tenggara dari Kantor Basarnas Tarakan.

Diketahui kapal tersebut memiliki rute dari Pelabuhan Malundung menuju Pulau Bunyu. Kepala Basarnas Tarakan, Amiruddin A.S segera memerintahkan personelnya untuk bergerak cepat, serta langsung berkoordinasi dengan potensi terkait seperti Lantamal XIII Tarakan, Satrol Lantamal XIII Tarakan, Polair Polda Kaltara, Polaires Tarakan, dan unsur lainnya untuk melakukan pencarian bersama sesuai dengan search area yang telah ditentukan sebelumnya.

Alat utama (alut) SAR yang digunakan yakni KN SAR Seta, 1 unit rigit inflatable boat (RIB), 1 unit rubber boat milik Basarnas Tarakan kemudian 2 unit searider milik Lantamal XIII Tarakan dan Polair Polda Kaltara untuk mengevakuasi korban. KN SAR Seta Basarnas dikerahkan untuk memadamkan api pada kapal terbakar tersebut dengan menggunakan dua unit water canon. Berkat sinergi dan koordinasi yang baik, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi dengan selamat seluruh korban yang selanjutnya dilakukan penanganan lanjutan oleh PMI dan pihak rumah sakit.

Penyelamatan ini merupakan rangkaian simulasi dari Latihan SAR Daerah (LATSARDA) 2021 dalam hal penanganan kecelakaan pelayaran di perairan Pantai Amal yang diselenggarakan oleh Basarnas Tarakan. Latsarda ditutup oleh Kepala Basarnas Tarakan Amiruddin A.S yang juga dihadiri Danlantamal XIII Tarakan Laksma TNI Edi Krisna Murti dan Dansatrol Lantamal XIII Tarakan Letkol Laut (P) Sahatro Silaban, M.Tr.Hanla.

“Hari ini kita melaksanakan kegiatan LATSARDA gabungan melibatkan seluruh unsur/potensi yang terlibat di dalam pelaksanaan operasi-operasi SAR. Dalam latihan ini untuk menyamakan pola tindak, bagaimana kita melakukan koordinasi sehingga di dalam pelaksanaan operasi SAR secara nyata sesuai dengan apa yang diharapkan,” kata Kakansar Tarakan, Amiruddin A.S, S.Sos.

Kurang lebih 80 peserta LATSARDA terlibat dalam simulasi ini. “Memang agak banyak tetapi karena lokasinya yang luas yakni di Pantai Amal dan kegiatan latihan ini kita masih tetap menerapkan prokes. Tidak ada yang berkumpul karena masing-masing peserta berada di alutnya masing-masing,” jelasnya.

Dikatakan, harapan usai dilaksanakan LATSARDA bisa lebih meningkatkan respon time apabila terjadi kejadian yang sesungguhnya, selain itu kerja sama semua potensi SAR semakin terjalin baik dalam menindaklanjuti peristiwa kecelakaan pelayaran. “Hasil dari kegiatan ini, dari evaluasi sesuai dengan yang kami harapkan. Memang pastinya ada kekurangan yang perlu dilengkapi sehingga di dalam pelaksanaan operasi SAR yang sebenarnya bisa berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan,” tuntas mantan Kepala Basarnas Pekanbaru ini. (bba)



Kategori Berita Kansar , Pelatihan .
Pengunggah : tarakan
17 July 12:30 WIB