Operasi SAR Long Boat Tenggelam di Tana Tidung Dihentikan pada Hari ke-7, Satu Korban Belum Ditemukan
Tarakan, 27 Maret 2026 — Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban kecelakaan kapal long boat yang tenggelam di Perairan Tanah Merah, Kecamatan Tana Lia, Kabupaten Tana Tidung, Kalimantan Utara, resmi dihentikan pada hari ketujuh, Jumat (27/3).
Kecelakaan tersebut dilaporkan terjadi pada Sabtu, 21 Maret 2026 sekitar pukul 03.30 WITA. Perahu long boat yang mengangkut tiga orang dilaporkan tenggelam akibat cuaca buruk dan badai saat berada di sekitar lokasi kejadian.
Informasi awal diterima pada hari yang sama sekitar pukul 15.20 WITA dari pihak keluarga korban. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke tim SAR untuk dilakukan upaya pencarian dan penyelamatan.
Selama tujuh hari pelaksanaan operasi, tim SAR gabungan melakukan pencarian dengan metode visual di sekitar lokasi kejadian. Area pencarian berada di perairan dengan koordinat 3°36'12.11"N dan 117°42'24.03"E, yang berjarak sekitar 17,47 mil laut dari Tarakan dan dapat ditempuh dalam waktu kurang lebih dua jam perjalanan laut.
Pada hari ketujuh operasi, tim SAR kembali melaksanakan pencarian hingga pukul 15.45 WITA. Namun, hasil yang diperoleh masih nihil. Setelah dilakukan koordinasi dan musyawarah dengan pihak keluarga korban, disepakati bahwa operasi SAR dihentikan.
Selanjutnya, pada pukul 16.00 WITA dilakukan debriefing oleh seluruh unsur yang terlibat, dan operasi SAR secara resmi dinyatakan selesai. Seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Dari tiga orang yang berada di dalam kapal, satu orang atas nama Mahmud (50) dilaporkan selamat. Sementara itu, satu korban lainnya, Sudirman (48), ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Hingga operasi dihentikan, satu korban lainnya, Ruslan (49), masih dinyatakan hilang.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur gabungan, di antaranya tim SAR Tarakan, KPLP Bunyu, Pos TNI AL Bunyu, Polsek Tana Lia, UPP Bunyu, serta dukungan dari keluarga dan masyarakat setempat.
Dalam pelaksanaannya, tim SAR mengerahkan sejumlah peralatan, termasuk satu unit rescue boat, satu unit rigid inflatable boat (RIB), perlengkapan medis, serta perangkat komunikasi.
Selama operasi berlangsung, kondisi cuaca dilaporkan cerah dan tidak ditemukan kendala berarti di lapangan.